Sabtu, 23 Mei 2015 / 4 Sya'ban 1436
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur »  Libur Sekolah & Jelang Puasa Tiket Bus Jakarta Wonogiri Ludes » 
 
Home » Kesenian » Randusulur Girimarto Didirikan Oleh Ajudan Pangeran Diponegoro
KESENIAN

Randusulur Girimarto Didirikan Oleh Ajudan Pangeran Diponegoro

Sabtu, 30 Juni 2012 / 10 Sya'ban 1433 - 278 Kunjungan
iklan

Camat Girimarto Tri Edi Hadiyanto menyerahkan wayang ringgit ke dalang Wariyamto yang juga Kades Girimarto

infowonogiri.co.id – GIRIMARTO – Cikal bakal berdirinya Dusun Randusulur Desa Girimarto Kecamatan Girimarto antara lain ditandai oleh kedatangan seorang ajudan Raden Mas Ontowiryo atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Diponegoro. Nama ajudan tersebut adalah Ki Sentot Prawiro Dirjo.

Hal tersebut dikemukakan oleh H. Budiono Handoyo Suryo, di sela sela pagelaran wayang kulit dalam rangka Ruwatan Bersih Dusun dan Ruwatan Massal, Kamis (28/6) di halaman masjid At Taqwa Randusulur. “Ki Sentot Prawiro Dirjo itu adalah Penongsong atau tukang bawa payung atau ajudan Pangeran Diponegoro,” tutur H Budiono.

Waktu itu, sekira tahun 1829, ajudan Pangeran Dipenogoro berlari terjadi peperangan antara Pangeran Diponegoro melawan penjajah Belanda. Ajudannya diperintahkan agar bersembungi di Dusun Randusulur, agar tentara kolonial Belanda terkecoh. “Biarlah yang ditangkap ajudannya bukan pangeran Diponegoro,” katanya.

Singkat cerita, ajudan selamat dari kejaran panjajah. Dan, ajudan tinggal menetap di Dusun Randusulur hingga beranak pinak. Keluarga dan keturunan Ki Sentot Prawiro Dirjo adalah seluruh warga penduduk Dusun setempat. “Warga di Dusun Randusulur ini adalah semuanya saudara se keturunan Ki Sentot Prawiro Dirjo,” tuturnya.

Ruwatan Bersih Dusun dan Ruwatan Masal di hadiri oleh Camat Girimarto Tri Edi Hadiyanto Ssos Msi, Kapolsek Girimarto AKP Suharyanto, Kades Girimarto Nama Kades Wariyamto, sekaligus. Hadir pula Anggota DPRD dari asal Kecamatan Girimarto Iyut Yatiyo dan Paryanti. Ketua DPRD Wonogiri Wawan Setya Nugraha Ssos hadir pada tengah malam.

Sebelum ruwatan bersih dusun dan ruwatan masal, telah digelar kegiatan membangun petilasan (tinggal pertama kali), puasa sunah selama tiga hari secara masal oleh 130 kepala keluarga (KK) Dusun Randusulur, dzikir dan tahlil masal, khataman Al Quran oleh empat penghapal Al Quran 30 Juz dipimpin Khafiz Zainudin.

Budiono melaporkan, ruwatan masal diikuti oleh 28 orang peserta. Antara lain kedono kedini (anak wanita dan pria), ontang anting (anak tunggal pria), lumuting (anak tinggal wanita) kedini kedono (anak pria dan wanita), uger-lawang (dua anak pria semua), kembang sepasang (dua anak perempuan), gotong mayit (anak tiga wanita semua), cukit dulit (tiga anak lelaki semua), sendang kapit pancuran (anak tiga perempuan di tengah), pancuran diapit sendang (anak tiga yang lelaki di tengah). Ruwatan dipimpin oleh dalang Ki Pandam Sutarno Hadi Purwito. Pentas wayang dibawakan oleh dalang Ki Pandam Waryanto yang tidak lain adalah kepala Desa Girimarto, dengan lakon “Sisri Mulih”.

Budiono mengatakan ruwatan bersih dusun adalah ruwatan masalh bertujuan beribadah dan berdoa dengan harapan penduduk Randusulur aman dan tenteram, masyarakat rukun adil dan makmur.

Semenara Camat Girimarto yang mewakili Bupati Wonogiri merasa senang dengan bahagia atas terselenggaranya bersih dusun tersebut. “Kegiatannya kolaborasi adat dan agama seperti yang pernah dipraktekkan oleh para wali,” ujarnya.

Camat menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak bisa hadir disebabkan istrinya melahirkan. Pada kesempatan tersebut, Camat Girimarto menyerahkan amplop titipan dari Bupati Wonogiri.

“Bupati juga titip doa dan berpesan, semoga warga Randusulur teguh rahayu slamet ing sambikolo. Yang muda semangat bekerja dan yang tua mempeng beribadah. Semoga rahayu wilujeng selamanya,” katanya. [bagus@infowonogiri.co.id]

 

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.